Bupati Nganjuk: Kalian Harus Punya Mental Sukses
| Foto Bersama Bupati Ngnajuk dengan Seluruh Peserta Kegiatan |
PONPES YTP - Tamu
istimewa berkunjung di Pondok Pesantren Ar Roudlotul Ilmiyah (YTP) Kertosono
Nganjuk (4/2/2026). Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H.,
M.M., M.B.A., hadir dalam rangka kegiatan GenRe (Generasi Berencana) 2026 Roadshow
yang diadakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB)
di MA YTP Kertosono Nganjuk.
Kegiatan Roadshow Genre ini
dilaksanakan di Lantai III Gedung K.H. Salim Akhyar (GSA). Para santri telah
duduk rapi sejak pagi. Protokoler Bupati pun meninjau kesiapan acara sebelum Bupati datang.
Beberapa saat kemudian, Bupati
Nganjuk beserta Istri dan rombongan tiba dan disambut dengan performance
Tapak Suci yang disajikan empat santri. Bersamaan dengan itu Pengasuh Ma’had, KH.
Ali Mansyur Kastam, bergerak menyambut Bupati dan memberi sapaan hangat. Keduanya
berjalan beriringan. Dua santri mengalungkan sorban/syal kepada Bupati sebagai
bentuk ucapan selamat datang.
Begitu Bupati dan rombongan tiba di
tempat pelaksanaan Roadshow, seluruh hadirin berdiri menyambut kedatangannya.
Sebelum kegiatan Roadshow dimulai, para hadirin diminta untuk senam Genre
bersama serta dipandu oleh empat duta Genre Kabupaten Nganjuk.
Pembawa acara membuka kegiatan
Roadshow Genre. Lagu Indonesia dikumandangkan. Tilawah Al-Qu’an dilantunkan.
Setelah itu, doa dipanjatkan Ustaz K.H. Sudarji. Roadshow dilanjutkan dengan
sambutan pengasuh Pesantren, KH. Ali Mansyur Kastam. “Ahlan wa sahlan wa
marhaban fii ma’hadina (selamat datang di pesantren kami)”, sambutnya.
“InsyaAllah ilmu terkait Genre akan membawa manfaat bagi santri dalam
menyonsong masa depan”, tandasnya.
Bupati lantas dipersilakan untuk
memberi materi. Dengan gaya khasnya, Bupati menyapa hangat para hadirin,
termasuk santri MA YTP. “Kalian harus
punya mental sukses, Tanamkan dalam pikiran, saya anak hebat, pasti sukses”,
kata Bupati saat memotivasi santri. Sembari
bercerita pengalamannya, Bupati menyampaikan tentang urgensi masa depan remaja.
“Masa depan harus direncanakan dengan baik. Usai lulus jangan buru-buru menikah, agar SDM menjadi lebih baik”, harap Bupati.
Sebelum mengakhiri materi, Bupati menampilkan
karakteristik seseorang yang dilihat melalui golongan darah. Hal itu membuat
para peserta ricuh, saling bertanya golongan darah teman untuk disesuaikan
dengan karakteristik yang ada.
"Siapa yang golongan darahnya
A? Angkat tangan!", ujarnya sehingga membuat para peserta yang bergolongan
darah A mengangkat tangan. Para ustaz pun yang golongan darah A mengangkat
tangan. "Golongan darah A ini biasanya disiplin, perfeksionis, tapi rodok
rewel", tandas Bupati. Satu aula pun tertawa dan beberapa santri terlihat meledek
temannya yang golongan darah A.
Sampai keempat golongan darah
dijabarkan, Bupati menutup materi dengan pesan. "Orang Indonesia itu,
sejak kecil sudah dididik menjadi mental pekerja, bukan pemilik. Dari dulu,
anak-anak kecil itu cita-citanya selalu sama. Ingin jadi dokter, pilot, koki, dan sebagainya. Padahal akan lebih baik jika menjadi pemilik rumah sakit,
pemilik maskapai atau jadi pemilik restoran", pesannya. Secara implisit, Bupati
mengajak agar santri mampu menciptakan lapangan kerja, bukan pencari kerja.
Usai mengakhiri materi, Bupati duduk
sejenak. Sembari menikmati polo pendem, Bupati mendengarkan nasyid yang
disenandungkan oleh Finda Alfie (XII-2). Bupati dan rombongan lantas
berpamitan.
Pengasuh Ma'had bersama Bupati Nganjuk dan Istri, Kepala Kemenang Nganjuk serta Jajaran Pejabat |
Acara
diakhiri dengan foto bersama. Jargon MA YTP turut bergema setelah sejak awal
yel-yel Genre diperkenalkan. Seluruh rombongan DPPKB dan Duta Genre meninggalkan
tempat roadshow; menuruni tangga menuju Lantai I GSA untuk menikmati hidangan.
Para santri tetap di tempat roadshow menikmati pembacaan puisi yang dibawakan secara bergantian oleh Muhammad
Apriliyanto dan Dara Senja Infantri.
Kontributor: Rahmah Mazidah (kelas XI) dan Nadjwa Safaatul Adha (kelas X)