/*----tambah adari sini-----*/

Visitasi untuk Lebih Berprestasi

 Oleh: Qudrotul Bahiroh, M.Pd.I. *)

PONDOK YTP - Tahun ini MTs Yayasan Taman Pengetahuan Kertosono (MTs YTP Kertosono) memutuskan untuk melakukan pengajuan re-akreditasi guna meningkatkan mutu layanan terhadap masyarakat. Kegiatan Visitasi Akreditasi sudah pernah dilakukan sebanyak satu kali, yaitu pada tahun 2015. Adapun pada tahun 2021 (saat Pandemi Covid-19) akreditasi otomatis diperpanjang dengan nilai B (Baik).
Penyerahan Berita Acara Pelaksanaan Visitasi Akreditasi
Pengajuan tahun ini  disetujui, dan tanggal visitasipun ditetapkan, 14-15 Oktober 2026. Sebuah momen menegangkan bagi seluruh warga Madrasah. Sebuah tim dibentuk dengan dinahkodai langsung oleh Wakil Kepala Urusan Kurikulum, Bapak Ihwan Thohari, S.Pd.I. siap disibukkan untuk melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan.

Pengawas Madrasah, Ibu Henny Suci Herawati, M.Pd., selalu menegaskan dalam setiap sesi pendampingan, "Lakukan apa yang jenengan catat, dan catat apa yang jenengan lakukan!"  Hal ini menjadi penyemangat bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk selalu belajar berdisiplin dalam hal aksi dan administrasi.

Hari yang dinanti tiba. Dua asesor dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Jawa Timur hadir. Seorang  sepuh, Bapak Drs. Abdullah Irokhi, M.Pd., M.M. atau yang akrab dipanggil Abah Irokhi datang dengan segudang petuah. Yang dicari bukan lagi hal duniawi, tapi memberi sebanyak-banyak manfaat untuk wajah pendidikan Indonesia. Pengalaman yang sudah melimpah menjadikan beliau selalu ringan dalam melangkah.

Adapun seorang lagi, Ibu Siti Marwatin Ainiyah, M.Pd., asesor muda, cantik dan gesit asal Mojokerto
juga siap untuk mengoreksi, mensingkronisasi antara data, fakta dan kata-kata.  Usia muda menjadi penyemangat untuk terus berkarya. Sebuah bukti bahwa pria dan wanita memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi permata-permata dunia.

Rangkaian kegiatan visitasi akreditasi selama dua hari berjalan dengan lancar. Abah Irokhi dan Bunda Ainiyah menyempatkan keliling ke seluruh sudut lingkungan Madrasah. Naik turun 3 lantai gedung Madrasah, melihat seluruh ruang pembelajaran, ruang Kepala Madrasah, ruang Tenaga Kependidikan, ruang BK, dan ruang Wakil Kepala. Selanjutnya turun dan meninjau ruang Guru, Masjid, gazebo dan juga Aula di lantai 3 pada gedung yang berbeda.


Asesor juga menilik ruang UKS yang selalu siap untuk dikunjungi. Perpustakaan dan ruang laboratorium komputer yang ada di lantai atas tidak luput dari pengawasan. Demikian laboratorium IPA yang ada di bawah tangga. Asesor memastikan semua ruang bukan sekedar pajangan, melainkan senantiasa terpakai sebagai penunjang pembelajaran. Mereka tidak terlihat lelah, meskipun sudah naik turun tiga gedung yang berbeda.

Seluruh rangkaian visitasi terselesaikan. Kepala Madrasah, Komite, Wali Murid, perwakilan Guru dan Murid telah selesai ditanyai. Kelas dan pembelajaran juga selesai diobservasi. Tibalah saat penutupan dan evaluasi. Kepala Madrasah, Bapak Ahmad Shadiqin, S.Pd. sudah terlihat sedikit lega, meskipun belum benar-benar lega. Karena masih ada jeda untuk melihat hasil usaha.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Yayasan Taman Pengetahuan, Dr. Muhammad Ainun Najib, M.Fil.I. memandang akreditasi sebagai usaha untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Beliau juga menyampaikan hal sama seperti Ibu Pengawas, "Kerjakan apa yang anda tulis, tulis apa yang anda kerjakan!" Hal ini menjadi pesan menohok bagi para guru yang seringkali tidak sama antara perangkat dengan fakta mengajar.

Pada sesi terakhir, sebelum doa, Ketua Yayasan, Bapak K.H. Sudarji, M.Pd.I. mengumpamakan nilai A itu sebagai surga. Untuk masuk ke dalamnya, Rasulullah SAW menyampaikan ada 3 cara; tanpa hisab, dengan hisab yang mudah, ataukah mendapatkan syafaat. Maka, beliau berharap MTs Yayasan Taman Pengetahuan mendapat predikat A (unggul) dengan cara yang kedua. In sya Allah bisa. Apalagi dengan para guru muda luar biasa, yang berdedikasi tidak sekedar untuk hal duniawi. Wallahu a'lamu bish shawwab…

*) Guru di Ponpes YTP Kertosono